Empat Mahasiswa Kelautan Diskorsing Akibat Jam Malam

                Bertempat di Lapangan Basket Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (HMIK) adakan kegiatan ramah tamah, Kamis(7/1) dengan acara mengundang keluarga besar Ilmu Kelautan.

             Dengan alasan tidak mendapat ijin dari pimpinan FIKP dan melanggar aturan jam malam. Maka empat mahasiswa Ilmu Kelautan kena skorsing akademik selama satu semester genap 2015/2016. Adapun mahasiswa tersebut yakni Ketua Angkatan 2015, Husni Awal dengan kesalahan menyebarkan undangan untuk mengikuti kegiatan malam yang tidak memiliki izin, Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Abdilah Salihin angkatan 2013 dengan kesalahan sengaja mengabaikan larangan dari WD III bahwa kegiatan malam ramah tamah tersebut tidak memperoleh ijin dari Fakultas, Koordinator Lapangan Ombak 2015 Faiz Fachri Masalan angkatan 2013 dengan kesalahan mengeluarkan undangan yang mewajibkan angkatan 2015 untuk mengikuti kegiatan tesebut dan skorsing akademik selama dua semester yakni semester genap 2015/2016 dan semester ganjil 2016/2017 kepada Ketua panitia Ombak 2015, Rover Manaba angkatan 2012 dengan kesalahan memimpin kegiatan malam tersebut, melanggar larangan jam malam derta menggunakan dana HMIK secara tidak sah.

                Sebelum mendapat Surat Keputusan Skorsing, Selasa(15/3), Keempat mahasiswa tersebut telah menghadiri dua kali sidang Komisi Disiplin (Komdis) yakni Senin(18/1) dan Selasa(2/2) lalu. Selain keempat mahasiwa yang mendapat skorsing, menurut surat rekomendasi yang dikeluarkan, 43 mahasiswa baru yang terlibat ikut dalam acara tersebut juga patut mendapatkan peringatan keras yang ditembuskan kepada penasehat akademik dan orang tua/wali masing-masing karena telah melanggar larangan jam malam.

                Merasa surat keputusan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan maka HMIK akan melakukan banding. “Saya merasa keputusan yang dikeluarkan tidak sesuai dengan kesalahan yang kami lakukan, karena kalau menurut undang-undang yang di peraturan akademik, kalau melanggar aturan jam malam hanya mendapat peringatan keras dan tidak langsung mendapatkan skorsing akademik,” ucap Zwinglly Tege Samara selaku Koordinator Advokasi HMIK, Rabu (16/3).

M25/Husna

Tags: